Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Bakesbangpol Tulungagung Ajak Generasi Muda Tangkal Hoaks dan Intoleransi

×

Bakesbangpol Tulungagung Ajak Generasi Muda Tangkal Hoaks dan Intoleransi

Share this article
Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo menghadirkan dua narasumber Kapten Edi Mulyono, Komandan Koramil dan Andreas Andrie Djatmiko

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung berupaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan untuk Membangun Generasi Muda yang Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Auditorium Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, Kamis (12/3/2026).

Acara yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung tersebut menjadi ruang dialog bagi generasi muda untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan informasi digital.

Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, mengatakan perkembangan teknologi informasi saat ini membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi memudahkan akses informasi, namun di sisi lain juga membuka peluang penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan narasi intoleransi yang dapat memicu perpecahan.

“Teknologi memberi banyak kemudahan, tetapi juga bisa menjadi ancaman bagi persatuan jika tidak diimbangi dengan literasi kebangsaan yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan ideologi di era digital kini tidak lagi muncul dalam bentuk konflik fisik, melainkan melalui perang narasi di ruang digital yang dapat memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap bangsa dan negara.

Karena itu, penguatan nilai dasar kehidupan berbangsa seperti Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dinilai penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda.

Agus menegaskan nilai-nilai tersebut tidak boleh sekadar menjadi slogan, tetapi harus dipahami secara mendalam dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan bahwa upaya membangun karakter kebangsaan tidak bisa dilakukan pemerintah daerah sendirian.

“Kita membutuhkan kerja sama semua pihak untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan kuat,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prihadi, menjelaskan kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai forum dialog bagi generasi muda.

“Generasi muda harus menjadi bagian aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” jelasnya.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, mulai dari perwakilan Karang Taruna dari 19 kecamatan, mahasiswa, pelajar SMA/SMK/MA, hingga anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Dalam kegiatan tersebut, Bakesbangpol menghadirkan dua narasumber. Dari unsur militer hadir Kapten Edi Mulyono, Komandan Koramil 0807/03 Kedungwaru, yang menyampaikan materi wawasan kebangsaan dari perspektif pertahanan teritorial. Sementara dari kalangan akademisi, materi disampaikan oleh dosen Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko.

Kegiatan yang didanai melalui APBD Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di kalangan generasi muda sebagai bekal menjaga keutuhan bangsa di masa depan,” ujarnya.***