TULUNGAGUNG, 3detik.com – Stan PT Gosiva Sukses Mandiri menjadi salah satu yang ramai dikunjungi dalam kegiatan Job Fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (10/6/2026).
Perusahaan yang berkantor di Kecamatan Gondang, Tulungagung, ini menawarkan berbagai peluang kerja, terutama penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Kesempatan tersebut menarik minat para pencari kerja, khususnya kalangan muda yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan prospek lebih luas.
Direktur Utama PT Gosiva Sukses Mandiri, Susy Lestari SH, mengatakan pihaknya menyambut positif pelaksanaan Job Fair karena menjadi sarana mempertemukan perusahaan dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
Menurutnya, PT Gosiva Sukses Mandiri memiliki berbagai peluang kerja di sektor formal yang tersebar di sejumlah negara, mulai kawasan Eropa Timur, Eropa Tengah hingga Asia Pasifik.
“Minat masyarakat untuk bekerja di Eropa saat ini cukup tinggi. Kami menjadi salah satu perusahaan di Jawa Timur yang memiliki kewenangan memproses penempatan tenaga kerja ke sejumlah negara Eropa,” ujarnya.
Selama kegiatan Job Fair berlangsung, sekitar 200 pencari kerja tercatat telah mencari informasi dan berkonsultasi terkait peluang kerja yang ditawarkan perusahaan tersebut.
Susy menjelaskan, jumlah tenaga kerja yang nantinya diberangkatkan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kuota dari negara tujuan. Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah guna menambah kuota penempatan pekerja migran Indonesia.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih perusahaan penyalur tenaga kerja. Menurutnya, seluruh proses penempatan harus dilakukan melalui jalur resmi untuk menghindari risiko penipuan maupun penempatan ilegal.
“Pastikan memilih perusahaan yang legal dan memiliki izin resmi. Masyarakat harus lebih teliti karena proses penempatan tenaga kerja ke luar negeri memiliki aturan yang ketat,” tegasnya.
Melalui partisipasi dalam Job Fair ini, PT Gosiva Sukses Mandiri berharap masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai peluang kerja luar negeri sekaligus terhindar dari praktik penyaluran tenaga kerja ilegal,” pesannya.***












