TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung masa bakti 2026-2031 resmi dilantik, Rabu (17/6/2026). Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan, penanggulangan bencana, hingga penyediaan darah bagi masyarakat.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan PMI memiliki peran penting sebagai organisasi kemanusiaan yang selalu hadir membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.
Menurutnya, sinergi antara PMI dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, TNI, Polri, dan berbagai pihak lainnya perlu terus diperkuat agar program-program kemanusiaan dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, Ahmad Baharudin juga menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan stok darah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan para pendonor. Ia menilai relawan dan Palang Merah Remaja (PMR) merupakan aset utama PMI yang harus terus dibina secara berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus mendukung program PMI agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo, memberikan apresiasi terhadap kinerja PMI Tulungagung yang dinilai aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Ia juga memuji semangat para relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan PMI.
Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Tulungagung tersebut berlangsung di Kantor PMI Tulungagung, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Imam Utomo turut mendukung target Unit Donor Darah (UDD) PMI Tulungagung untuk meraih sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).
Menurutnya, pengembangan PMR di sekolah-sekolah juga perlu terus didorong agar mampu mencetak generasi muda yang peduli terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ia menambahkan, seluruh Unit Donor Darah PMI di Jawa Timur saat ini telah berstatus paripurna. Meski demikian, peningkatan kualitas markas PMI di berbagai daerah masih menjadi pekerjaan yang harus terus dilakukan.
Pelantikan pengurus baru PMI Tulungagung ini diharapkan mampu memperkuat gerakan kemanusiaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam lima tahun ke depan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tulungagung terpilih, Tri Hariadi, menyatakan siap menjalankan arahan Plt Bupati Tulungagung dengan memperkuat pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR).
Dalam waktu dekat, PMI akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung untuk menyusun program pembentukan serta pembinaan PMR secara lebih luas di sekolah-sekolah.
Selain sektor pendidikan, kepengurusan PMI Tulungagung masa bakti 2026–2031 juga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan donor darah kepada masyarakat. Upaya tersebut akan didukung dengan modernisasi peralatan medis serta penguatan jaringan relawan hingga tingkat desa.
Menurut Tri Hariadi, langkah tersebut penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Tulungagung.
“Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan kemanusiaan, memperkuat relawan, dan memperluas pembinaan PMR agar PMI semakin hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.***












