TULUNGAGUNG, 3detik.com – Regenerasi seni pewayangan di Kabupaten Tulungagung mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Perkumpulan Dalang Anom/Muda Tulungagung (Pakudhatu) kini resmi mengantongi dokumen legalitas organisasi yang diserahkan langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.
Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di sela pagelaran wayang kolaborasi lintas genre di Taman Nol Kilometer Tulungagung, Jumat (6/11/2026) malam. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-821 dan Hari Wayang Nasional 2026.
Legalitas tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus dukungan Pemkab Tulungagung terhadap keberadaan Pakudhatu sebagai wadah bagi generasi dalang muda untuk mengembangkan seni pewayangan.
Ahmad Baharudin mengatakan, keberadaan organisasi dalang muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya tradisional agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Menurutnya, wayang kulit maupun wayang orang bukan sekadar kesenian untuk menghibur masyarakat. Di dalamnya terdapat nilai kehidupan yang menjadi tuntunan, mulai dari pesan moral hingga ajaran tentang kehidupan bermasyarakat.
“Wayang memiliki tiga pilar penting, yakni tontonan, tuntunan, dan tatanan. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya legalitas organisasi, Pakudhatu semakin kuat dalam menjalankan kegiatan serta mampu melahirkan karya-karya seni yang kreatif dan inovatif.
Pemkab Tulungagung juga berharap seni pewayangan tidak hanya bertahan sebagai warisan leluhur, tetapi semakin dikenal dan diminati kalangan generasi muda.
Sementara itu, pagelaran wayang kolaborasi tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Tulungagung, Tri Hariadi. Sejumlah pejabat Forkopimda, Kepala Disbudpar, serta tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Suasana semakin meriah dengan penampilan duo pelawak nasional Jo Klitik dan Jo Klutuk. Ribuan warga yang memadati kawasan pusat kota tampak antusias menikmati rangkaian hiburan budaya tersebut.***












