TULUNGAGUNG, 3detik.com – Peringatan Milad ke-114 Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Besuki, Kabupaten Tulungagung, berlangsung istimewa. Kegiatan yang dikemas dalam Pengajian Akbar tersebut dihadiri langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, bersama Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, Jumat (6/11/2026) malam.
Kehadiran dua tokoh tersebut disambut antusias ratusan warga Muhammadiyah dan jamaah yang memadati lokasi acara. Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun pendidikan serta mencetak generasi berkualitas.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberikan apresiasi terhadap kiprah Muhammadiyah yang selama ini konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan pembinaan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup hanya dilihat dari kemajuan infrastruktur dan pembangunan fisik. Lebih dari itu, pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki keimanan dan ketakwaan kuat harus menjadi perhatian utama.
“Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyadari bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki landasan keimanan serta ketakwaan yang kuat,” ujar Ahmad Baharudin.
Ia juga menilai kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ahmad Baharudin berharap Muhammadiyah, khususnya PCM Besuki, terus mengambil peran aktif dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Tulungagung.
Melalui peringatan Milad ke-114 ini, diharapkan semangat dakwah dan pengabdian Muhammadiyah semakin kuat, sekaligus memperkokoh kolaborasi dengan pemerintah dalam menciptakan generasi penerus yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta keagamaan.***












