Scroll untuk baca artikel
Trenggalek

451 Jemaah Haji Trenggalek Diberangkatkan, Dua Kloter Meluncur Dini Hari

×

451 Jemaah Haji Trenggalek Diberangkatkan, Dua Kloter Meluncur Dini Hari

Share this article
Pemerintah Kabupaten Trenggalek resmi memberangkatkan 451 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Trenggalek resmi memberangkatkan 451 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026

TRENGGALEK, 3detik.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek resmi memberangkatkan 451 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 dari Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin dini hari (18/5/2026). Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto.

Ratusan jamaah tersebut terbagi dalam tiga kloter keberangkatan, yakni kloter 105, 106, dan 109. Untuk keberangkatan tahap pertama, sebanyak 448 jamaah diberangkatkan melalui kloter 105 dan 106.

Kloter 105 diisi 348 jamaah asal Trenggalek yang bergabung dengan jamaah dari Tulungagung. Sedangkan kloter 106 membawa 100 jamaah Trenggalek bersama jamaah dari Kota dan Kabupaten Blitar. Sementara tiga jamaah lainnya dijadwalkan berangkat pada Selasa (19/5) melalui kloter 109.

Dalam sambutannya, Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan serta kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan masyarakat, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kembali menjadi haji mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Trenggalek dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, termasuk fasilitas transportasi dan koordinasi dengan kementerian terkait.

Sementara itu, Kabag Kesra Trenggalek, N Adib Mashuri menjelaskan, dari total 451 jamaah, terdapat tiga jamaah yang tergabung dalam kloter 109. Ia juga menyebut ada jamaah yang batal berangkat karena meninggal dunia dan sakit, namun kuotanya telah digantikan jamaah cadangan.

“Untuk pemberangkatan hari ini total ada 448 jamaah. Semua persiapan sudah siap, termasuk 12 armada bus, pengawalan dari Polres, dan ambulans dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Adib menambahkan, 10 armada bus difasilitasi Pemkab Trenggalek, sementara dua armada lainnya disediakan oleh jamaah.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Trenggalek, H. Moh. Rofiq Hindiono, turut mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan para jamaah, terutama karena sebagian besar merupakan lanjut usia.

“Bekal pribadi dan obat-obatan harus diperhatikan karena mayoritas jamaah adalah lansia. Untuk kesiapan ibadah, semuanya sudah mengikuti manasik dan bimbingan di KBIH masing-masing,” katanya.

Rofiq juga menyebut tahun ini ada sedikit perubahan dalam proses pendampingan. Jika sebelumnya IPHI dapat mengantar jamaah hingga Asrama Haji Sukolilo, kini pelepasan hanya dilakukan sampai Pendopo Trenggalek karena keterbatasan kapasitas asrama haji.

Meski begitu, ia berharap perubahan tersebut tidak mengurangi semangat para jamaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ungkapnya.***