TRENGGALEK, 3detik.com – Hitung mundur pembukaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Trenggalek mulai dilakukan. Pemerintah Kabupaten Trenggalek memastikan berbagai persiapan terus dikebut agar sekolah berkonsep berasrama itu resmi beroperasi pada 1 Agustus 2026.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, di Aula Serbaguna SRT 1 Trenggalek, Senin (13/7/2026).
Tahun ajaran 2026/2027, SRT 1 Trenggalek akan menampung 270 peserta didik. Mereka terdiri atas satu rombongan belajar jenjang SD, empat rombel SMP, dan empat rombel SMA. Seluruh siswa akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai 1 hingga 15 Agustus 2026 di kompleks sekolah yang berada di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek.
Selain membahas pelaksanaan open house dan MPLS, rapat juga menyoroti kesiapan tenaga pendidik, kelengkapan fasilitas, serta percepatan penyelesaian pembangunan gedung.
Stefanus mengungkapkan, progres pembangunan fisik sekolah kini telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah pekerjaan yang masih berlangsung merupakan tahap finishing agar seluruh fasilitas siap digunakan saat kegiatan belajar mengajar dimulai.
“Sesuai jadwal, open house Sekolah Rakyat akan dilaksanakan pada 31 Juli 2026. Kami terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan PIC dari Kementerian Sosial. Pekerjaan yang masih berjalan juga dipercepat dengan penambahan personel agar selesai sebelum 28 Juli,” ujarnya.
Pemkab Trenggalek optimistis seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga ratusan siswa angkatan pertama bisa langsung menempati Sekolah Rakyat Terintegrasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.***












