Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Meriah! Bersih Desa Ngranti Tulungagung Hadirkan Wayang Kulit Semalam Suntuk, Plt Bupati Ajak Lestarikan Budaya

×

Meriah! Bersih Desa Ngranti Tulungagung Hadirkan Wayang Kulit Semalam Suntuk, Plt Bupati Ajak Lestarikan Budaya

Share this article
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Kepala desa Ngranti Yulianto dan dalang Eko presdianto
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Kepala desa Ngranti Yulianto dan dalang Eko presdianto

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Tradisi Bersih Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, berlangsung semarak dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Balai Desa Ngranti, Selasa malam (7/7/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat sekaligus upaya menjaga tradisi budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kekompakan panitia dan masyarakat dalam menyukseskan Bersih Desa. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta melestarikan budaya Jawa.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di lingkungan masing-masing. Ahmad Baharudin berharap tradisi Bersih Desa membawa keberkahan, keselamatan, serta kehidupan yang damai dan sejahtera bagi seluruh warga.

“Melalui kegiatan ini, mari bersama-sama menjaga Tulungagung tetap aman, nyaman, dan damai, sekaligus melestarikan kesenian tradisional yang sarat nilai moral,” ujarnya.

Kepala Desa Ngranti Yulianto S.Pd.

Sementara itu, Kepala Desa Ngranti Yulianto S.Pd. menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, panitia, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam perayaan Bersih Desa 2026. Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud syukur atas nikmat yang diberikan kepada masyarakat Desa Ngranti.

Menurutnya, pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Katentreman dipilih karena mengandung pesan tentang pentingnya kejujuran, keadilan, kesabaran, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Yulianto berharap tradisi Bersih Desa terus menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat silaturahmi, menjaga kelestarian budaya, serta membawa keamanan, ketenteraman, dan keberkahan bagi seluruh warga Desa Ngranti.***