TULUNGAGUNG, 3detik.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Tulungagung tak hanya menjadi agenda seremonial. Momen ini dimanfaatkan Pemkab Tulungagung untuk memperkuat komitmen perlindungan anak melalui pengukuhan Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung Masa Bakti 2025–2026.
Kegiatan yang digelar di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (4/8/2026), dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, menyampaikan pendapat, serta terbebas dari kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan.
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, Ahmad Baharudin mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak. Menurutnya, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, hingga media.
Ia juga berpesan kepada pengurus Forum Anak yang baru dikukuhkan agar menjadi pelopor perilaku positif sekaligus berani menyuarakan dan melaporkan jika menemukan pelanggaran terhadap hak-hak anak.
“Forum Anak harus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Tulungagung, dr. Kasil Rokhmat, M.MRS., mengatakan Forum Anak kini telah terbentuk mulai tingkat kabupaten hingga seluruh kecamatan dan desa. Keberadaan forum tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengajak anak-anak menjauhi perundungan, kekerasan, hingga penyalahgunaan narkotika.
Kasil juga mengapresiasi sinergi seluruh OPD, instansi, dan berbagai pihak yang selama ini mendukung upaya pemenuhan hak anak di Tulungagung. Berkat kolaborasi tersebut, Tulungagung berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama pada 2025.
Saat ini, Pemkab Tulungagung tengah berupaya mempertahankan capaian tersebut. Proses penilaian telah berlangsung dan verifikasi lapangan dijadwalkan pada September mendatang.
“Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, Tulungagung mampu kembali mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak kategori Utama,” pungkasnya.***












