TULUNGAGUNG, 3detik.com – Komitmen RSUD dr Iskak Tulungagung dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan kembali diuji. Rumah sakit milik Pemkab Tulungagung itu menjalani proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) pada pertengahan Juli 2026.
Rangkaian penilaian diawali secara daring pada 14–15 Juli 2026 yang melibatkan seluruh kelompok kerja (pokja) dan tim akreditasi internal. Selanjutnya, survei lapangan dilakukan selama tiga hari, 20–22 Juli 2026, untuk memastikan seluruh standar pelayanan telah diterapkan sesuai ketentuan terbaru Kementerian Kesehatan.
Dalam proses tersebut, LARS-DHP menerjunkan empat surveior senior yang dipimpin dr. Raden Gunawan Effendi bersama dr. Hendro Soelistijono, dr. Ika Rahayu Susanti, dan Wiwin Nur Siam.
Ketua Tim Surveior, dr. Raden Gunawan Effendi, menegaskan bahwa akreditasi bukan bertujuan mencari kekurangan rumah sakit, melainkan menjadi sarana evaluasi guna meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, mengatakan akreditasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan kesehatan. Menurutnya, hasil akreditasi bukan akhir dari proses, tetapi menjadi dasar untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, manajemen RSUD dr Iskak menyampaikan sejumlah capaian, mulai indikator mutu rumah sakit, pelaporan insiden keselamatan pasien, manajemen risiko, budaya keselamatan pasien, hingga implementasi clinical pathway.
Tahapan akreditasi ditutup dengan wawancara manajemen, pemeriksaan dokumen, serta peninjauan langsung ke berbagai unit pelayanan. RSUD dr Iskak optimistis hasil evaluasi tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan berkualitas, aman, dan terpercaya bagi masyarakat,” ungkapnya.***












