Scroll untuk baca artikel
Trenggalek

Novita Hardini Bidik 157 Desa Kreatif, Wisata Trenggalek Jangan Cuma Ramai Promosi!

×

Novita Hardini Bidik 157 Desa Kreatif, Wisata Trenggalek Jangan Cuma Ramai Promosi!

Share this article
Novita Hardini Ingin 157 Desa di Trenggalek Punya Kekuatan Ekonomi Kreatif

TRENGGALEK, 3detik.com – Potensi desa wisata di Kabupaten Trenggalek dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Karena itu, Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong lahirnya 157 Desa Kreatif sebagai penggerak ekonomi baru.

Gagasan tersebut disampaikan Novita saat bertemu para kader PKK di Anjungan Cerdas, Bendungan Tugu, Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, Trenggalek memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Mulai dari talenta anak muda, potensi kreativitas masyarakat lintas usia, hingga kekayaan alam yang mendukung. Namun, berbagai potensi tersebut belum terhubung dan dikelola secara maksimal.

Novita menilai, promosi desa wisata Trenggalek bahkan sudah menembus tingkat nasional hingga internasional. Sayangnya, gaung promosi itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Mereka harus menjadi pelaku sekaligus penggerak perubahan,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Novita ingin setiap desa memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi. Tidak hanya mengandalkan sektor wisata, tetapi juga mengembangkan potensi kuliner, konten kreator, keterampilan, hingga berbagai profesi baru yang bisa menghasilkan pendapatan.

Ia juga mendorong ekonomi kreatif masuk ke lingkungan pendidikan, mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti memasak, membuat konten digital, dan keterampilan kreatif lainnya.

Menurut Novita, pengenalan berbagai bidang tersebut sejak dini bisa membuka wawasan anak bahwa peluang pekerjaan tidak sebatas menjadi PNS atau pelaku UMKM.

Bahkan, ia mengajak para orang tua agar tidak buru-buru memberikan penilaian negatif terhadap anak yang gemar bermain gim. Jika diarahkan dengan tepat, hobi tersebut berpeluang dikembangkan menjadi profesi yang menghasilkan uang.

“Saya ingin menginisiasi pergerakan ekosistem yang terintegrasi. Trenggalek tidak kekurangan generasi kreatif, tangguh dan hebat. Talenta itu ada, baik anak-anak, anak muda maupun masyarakat usia senja,” ungkap Founder UPRINTIS Indonesia tersebut.

Novita menegaskan, potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam Trenggalek harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Sebab, masih ada persoalan kemiskinan, terbatasnya lapangan pekerjaan, hingga kebocoran potensi ekonomi yang perlu dibenahi.

“Target saya bukan sekadar desa wisata, tetapi 157 desa di Trenggalek harus memiliki desa kreatif yang terhubung dengan sekolah-sekolah. Modalnya sudah ada, talenta masyarakatnya ada, alamnya juga mendukung. Tinggal bagaimana menggerakkan semuanya menjadi roda ekonomi kreatif,” tandasnya.***