BLITAR, 3detik.com – Penyebaran berita bohong atau hoaks menjadi perhatian serius Polres Blitar. Melalui kegiatan Minggu Kasih di Gereja GPdI Jemaat Wlingi, Minggu (1/11/2026), kepolisian mengajak masyarakat lebih bijak bermedia sosial sekaligus ikut menjaga keamanan dan kerukunan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin Kompol Alpo Gohan, didampingi Kasat Binmas dan Bhabinkamtibmas Beru, Kecamatan Wlingi.
Dalam sambutannya, Kompol Alpo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution untuk menjalankan program prioritas Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat.
Di hadapan jemaat, ia memperkenalkan salam polisi terbaru sekaligus mengingatkan bahaya penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Menurutnya, informasi palsu tidak boleh dianggap sepele. Selain menggiring opini negatif, hoaks juga bisa memancing emosi, menimbulkan perselisihan, hingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Biasakan membaca informasi secara utuh,” tegas Kompol Alpo.
Ia juga menyebut perhatian pemerintah terhadap persoalan hoaks sangat besar. Sebab, informasi bohong dan fitnah dapat memicu konflik jika masyarakat tidak cermat dalam menyaring informasi.
Karena itu, jemaat diajak tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang beredar di media sosial serta terus mengedepankan nilai-nilai keagamaan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.
Tak hanya itu, Kompol Alpo turut menyosialisasikan program Kapolda Jawa Timur melalui slogan Jogo Omah, Jogo Lingkungan, Jogo Jawa Timur.
Ia mengajak masyarakat memulai menjaga keamanan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan tempat tinggal masing-masing.
“Mari bersama-sama menjaga dari lingkup terkecil, mulai dari rumah dan lingkungan sekitar. Dengan begitu, kerukunan dan kondusivitas Kabupaten Blitar bisa terus terjaga,” pungkasnya.
Melalui Minggu Kasih, Polres Blitar berharap kedekatan polisi dengan masyarakat semakin kuat, sekaligus membangun kesadaran bersama untuk menangkal hoaks dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Min)












