TRENGGALEK, 3detik.com – Kabar baik bagi warga yang setiap hari melintas di ruas jalan Krandekan-Gandusari, Kecamatan Gandusari. Pemerintah Kabupaten Trenggalek memastikan jalan tersebut segera mendapat penanganan.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut saat turun ke lapangan sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat miskin, Rabu (9/9/2026).
Plt Kepala Dinas PUPR Trenggalek, Anjang Purwoko, mengatakan pekerjaan jalan Krandekan-Gandusari saat ini masih berada dalam proses evaluasi penawaran. Jika tahapan berjalan sesuai rencana, kontrak pekerjaan ditargetkan bisa diteken pekan depan.
“Ruas ini memang menjadi prioritas. Saat ini masih dalam proses tender dan mudah-mudahan satu minggu lagi sudah berkontrak,” kata Anjang.
Penanganan jalan sepanjang sekitar 5,5 kilometer itu menggunakan dana pinjaman dengan pagu anggaran kurang lebih Rp10 miliar.
Menurut Anjang, ruas Krandekan-Gandusari merupakan bagian dari satu koridor jalan yang terhubung dengan ruas Kedunglurah-Krandekan.
Ruas Kedunglurah-Krandekan sebelumnya sudah mendapat penanganan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2024. Namun, masih terdapat sekitar 400 meter yang belum tertangani dan direncanakan masuk APBD induk 2027.
“Jadi koridor ini ditargetkan bisa tuntas, dengan sisa 400 meter direncanakan ditangani pada 2027,” jelasnya.
Tak hanya ruas Krandekan-Gandusari, Pemkab Trenggalek juga tengah mempercepat sejumlah proyek infrastruktur lainnya. Pada 2026 terdapat 22 paket pekerjaan infrastruktur melalui sistem kompetisi tender.
Sebanyak tiga paket yang bersumber dari DAK sudah berjalan, yakni dua paket di Kecamatan Durenan dan satu paket pembangunan jembatan di Kembang Sore, Kecamatan Pule. Sementara 19 paket lainnya masih dalam proses evaluasi menuju kontrak.
Selain itu, terdapat dua paket tender cepat untuk pembangunan jembatan di Karangrejo, Kecamatan Kampak, dan Munjungan.
Anjang berharap seluruh proses pengadaan segera rampung sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai sesuai jadwal.
Rencana perbaikan jalan ini disambut antusias warga. Siti Qoiriyah, warga RT 16/RW 08 Desa Krandekan, mengaku lega mendengar jalan tersebut segera diperbaiki.
Sehari-hari berjualan es teh dan jajanan, Siti berharap pekerjaan segera dimulai karena kondisi jalan selama ini cukup mengganggu aktivitas warga.
“Saya senang kalau jalan ini diperbaiki. Semoga segera dilaksanakan agar akses masyarakat lebih mudah dan mengurangi risiko orang jatuh,” ujarnya.***












