Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

GOR Lembupeteng Ditutup Sementara, Dispora Tulungagung Gelontorkan Rp350 Juta untuk Perbaikan

×

GOR Lembupeteng Ditutup Sementara, Dispora Tulungagung Gelontorkan Rp350 Juta untuk Perbaikan

Share this article
Aktivitas olahraga indoor di GOR Lembupeteng Tulungagung harus berhenti sementara
Aktivitas olahraga indoor di GOR Lembupeteng Tulungagung harus berhenti sementara

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Aktivitas olahraga indoor di GOR Lembupeteng Tulungagung harus berhenti sementara. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung tengah melakukan rehabilitasi sejumlah bagian fasilitas olahraga tersebut.

Kepala Dispora Tulungagung, Ahmad Mugiyono, mengatakan pekerjaan rehabilitasi berlangsung mulai September hingga akhir November 2026. Selama proses pengerjaan, seluruh kegiatan olahraga di dalam gedung untuk sementara tidak dapat digelar.

“Semua kegiatan indoor untuk sementara tidak bisa dilakukan di GOR Lembupeteng sampai awal Desember,” kata Ahmad Mugiyono yang akrab disapa Mamad, Rabu (9/9/2026).

Perbaikan utama difokuskan pada lantai arena olahraga yang kondisinya mulai mengalami kerusakan, termasuk sejumlah bagian permukaan yang terkelupas.

Tak hanya lantai, sistem penerangan gedung juga mendapat perhatian. Dispora akan memasang sembilan lampu baru untuk menunjang aktivitas olahraga, khususnya kegiatan yang berlangsung pada malam hari.

Sejumlah lorong di dalam gedung yang dinilai masih minim pencahayaan juga masuk dalam pekerjaan rehabilitasi.

Kepala Dispora Tulungagung, Ahmad Mugiyono

Mamad menjelaskan, anggaran yang tersedia untuk rehabilitasi GOR Lembupeteng pada tahun 2026 sekitar Rp350 juta. Anggaran tersebut merupakan bagian dari rencana perbaikan fasilitas secara bertahap.

“Pengajuan keseluruhannya sekitar Rp2 miliar. Tapi untuk tahun anggaran 2026 ini sekitar Rp350 juta. Jadi nanti dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Meski aktivitas indoor dihentikan, masyarakat masih bisa memanfaatkan area outdoor GOR Lembupeteng. Aktivitas olahraga di luar gedung tetap diperbolehkan pada pagi, siang hingga sore hari.

Pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan tersebut juga masih diperbolehkan beroperasi pada sore hari.

Dispora berharap rehabilitasi bertahap tersebut dapat meningkatkan kualitas sarana olahraga sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas GOR Lembupeteng.

Dengan perbaikan ini, GOR Lembupeteng diharapkan kembali menjadi fasilitas olahraga yang lebih layak dan mampu menunjang berbagai kegiatan olahraga masyarakat maupun atlet Tulungagung,” ujarnya.***