Scroll untuk baca artikel
Trenggalek

Data Akurat Jadi Kunci, Pemkab Trenggalek Percepat Transformasi Pemerintahan Digital

×

Data Akurat Jadi Kunci, Pemkab Trenggalek Percepat Transformasi Pemerintahan Digital

Share this article
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi data kini menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pelayanan publik
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi data kini menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pelayanan publik

TRENGGALEK, 3detik.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mempercepat transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan modern berbasis digital. Melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi data kini menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pelayanan publik.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Trenggalek, Yusuf Widharto, menyampaikan bahwa tata kelola pemerintahan di Trenggalek saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Namun, menurutnya, dinamika kebutuhan masyarakat menuntut percepatan dan peningkatan kualitas layanan.

Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), indeks pembangunan statistik Kabupaten Trenggalek tahun 2025 mencapai 2,59 dengan kategori cukup. Sementara itu, indeks Satu Data Indonesia Kabupaten Trenggalek berada di angka 76,8 dengan kategori baik.

“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat dari seluruh perangkat daerah. Namun untuk mewujudkan kedaulatan data yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, kualitas data harus terus diperkuat,” ujar Yusuf.

Sebagai langkah percepatan, Dinas Kominfo Trenggalek terus mengoptimalkan program Satu Data melalui berbagai upaya, salah satunya dengan menggelar bimbingan teknis bertema Data Sebagai Aset Strategis dan Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Modern.

Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap instansi mampu menyediakan data yang akurat, berkualitas, dan terintegrasi. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ego sektoral antarinstansi serta memperkuat sinergi kelembagaan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, menegaskan bahwa akurasi data memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, data yang valid akan menjadi fondasi utama dalam proses perumusan kebijakan yang tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Akurasi data harus benar-benar menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan. Harapannya, ini bisa membawa manfaat besar bagi Trenggalek dan juga Indonesia,” tegas Edy.***