Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Tulungagung Naik ke Peringkat 19 se-Jatim dalam Registrasi Perlinsos Digital, Dinsos Genjot Kinerja Operator

×

Tulungagung Naik ke Peringkat 19 se-Jatim dalam Registrasi Perlinsos Digital, Dinsos Genjot Kinerja Operator

Share this article
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, S.STP., M.M.,

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan bantuan sosial. Salah satunya melalui Workshop Implementasi Perlinsos Digital dan Aplikasi SIKS-NG yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (3/11/2026).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, S.STP., M.M., mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kesiapan petugas dalam menghadapi perubahan sistem pendataan dan registrasi bantuan sosial secara digital.

Menurut Reni, selama proses transisi masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan. Mulai dari sinkronisasi data warga, status pendaftaran akun, hingga perbedaan alur penggunaan aplikasi SIKS-NG, Cek Bansos, dan Perlinsos Digital.

Karena itu, workshop ini difokuskan pada peningkatan kemampuan operator, penyelesaian kendala teknis, serta penyamaan pemahaman mengenai sistem pendataan dan registrasi bantuan sosial.

Reni mengungkapkan, berdasarkan arahan Bupati dan Sekretaris Daerah, capaian registrasi digital Kabupaten Tulungagung menunjukkan perkembangan positif. Saat ini Tulungagung berada di peringkat ke-19 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Meski demikian, masih ada sejumlah kecamatan yang perlu meningkatkan capaian registrasinya. Di antaranya Pucanglaban, Tanggunggunung, Ngantru, dan Gondang.

“Kami berharap teman-teman operator, pendamping PKH, dan TKSK bisa lebih memacu capaian registrasi digital di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Sebaliknya, Reni memberikan apresiasi kepada Kecamatan Tanggunggunung dan Kedungwaru yang dinilai telah menunjukkan kinerja baik dalam pelaksanaan registrasi digital.

Workshop ini diikuti berbagai unsur pelaksana kesejahteraan sosial, mulai dari SDM PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga operator SIKS-NG tingkat desa dan kelurahan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan tersebut menghadirkan empat narasumber dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) serta Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial berharap proses registrasi dan pemutakhiran data bantuan sosial di seluruh kecamatan semakin cepat, akurat, dan terintegrasi. Dengan demikian, penyaluran bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran,” ucapnya.***