Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

250 Drum Aspal Hibah Pemprov Jatim Masih Mengendap di Gudang, Jalan Rusak Tulungagung Belum Tersentuh

×

250 Drum Aspal Hibah Pemprov Jatim Masih Mengendap di Gudang, Jalan Rusak Tulungagung Belum Tersentuh

Share this article
Bantuan hibah 250 drum aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Tulungagung hingga kini belum dimanfaatkan
Bantuan hibah 250 drum aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Tulungagung hingga kini belum dimanfaatkan

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Bantuan hibah 250 drum aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Tulungagung hingga kini belum dimanfaatkan. Padahal, bantuan tersebut merupakan bagian dari program percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang telah berjalan sejak 2025.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, seluruh aspal hibah masih tersimpan di workshop PUPR di Kecamatan Sumbergempol karena pelaksanaannya masih menunggu ketersediaan material pendukung dan anggaran.

Sekretaris Dinas PUPR Tulungagung, Endra Wibawa, membenarkan bahwa 250 drum aspal tersebut belum digunakan. Menurutnya, bantuan dari Pemprov hanya berupa material aspal, sementara kebutuhan material pendukung lainnya harus disiapkan oleh pemerintah daerah.

“Untuk sementara masih disimpan di workshop PUPR sambil menunggu anggaran pengadaan material pendukung,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/5/2026).

Pelaksanaan pekerjaan nantinya akan dilakukan oleh masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemeliharaan jalan setelah seluruh kebutuhan pendukung tersedia.

Sementara itu, salah satu Kepala UPT Pemeliharaan Jalan dan Jembatan mengaku belum dapat menjalankan pekerjaan karena belum menerima instruksi resmi maupun penetapan lokasi yang akan menggunakan aspal hibah tersebut.

“Kami belum bisa melaksanakan pekerjaan karena belum ada surat dari PUPR, termasuk penentuan ruas jalan yang akan menjadi lokasi pekerjaan,” katanya.

Kondisi tersebut menimbulkan sorotan karena bantuan yang telah diterima sejak 2025 belum juga direalisasikan hingga pertengahan 2026. Di tengah masih banyaknya ruas jalan yang membutuhkan perbaikan, aspal hibah tersebut justru masih tersimpan di gudang.

Diketahui, pada 2025 Pemprov Jawa Timur menyalurkan lebih dari 5.300 drum aspal kepada 20 kabupaten melalui skema hibah atau sharing system. Dalam program tersebut, pemerintah provinsi menyediakan aspal, sedangkan pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik, penyediaan material pendukung, dan tenaga kerja,” pesannya.***