BLITAR, 3detik.com – Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilakukan serentak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, secara virtual dari Desa Tingal, Kecamatan Garum, Sabtu (16/5/2026).
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meresmikan langsung operasional koperasi tersebut dari Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa peresmian ribuan koperasi desa dan kelurahan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Menurut Prabowo, koperasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan krisis global. Ia juga menyebut keberadaan koperasi akan semakin mendukung upaya Indonesia dalam menjaga swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keberadaan koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang terus dijaga dan dikembangkan bersama,” tegas Presiden Prabowo.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan apresiasi atas peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia. Pemerintah Kabupaten Blitar, kata dia, siap mendukung pengembangan koperasi sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat desa.
Rijanto menjelaskan, hingga saat ini jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Blitar telah mencapai 236 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 185 unit telah rampung 100 persen, sementara 51 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan terus bertambah.
“Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga,” ujar Rijanto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Blitar beserta anggota, Dandim 0808 Blitar, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar, perwakilan Polres Blitar, para asisten dan kepala perangkat daerah, Muspika Garum, Kepala Desa Tingal beserta perangkat desa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat setempat,” ungkapnya.***












