Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Prabowo Resmikan 1.601 Koperasi Merah Putih, Plt Bupati Tulungagung Optimistis Dongkrak Ekonomi Desa

×

Prabowo Resmikan 1.601 Koperasi Merah Putih, Plt Bupati Tulungagung Optimistis Dongkrak Ekonomi Desa

Share this article
Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri peresmian operasionalisasi 1.601 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri peresmian operasionalisasi 1.601 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri peresmian operasionalisasi 1.601 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian program nasional tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pemerataan dan keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.

Menurutnya, koperasi harus menjadi instrumen utama dalam memperkuat perekonomian rakyat, khususnya di tingkat pedesaan, agar masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap pembiayaan usaha, distribusi hasil produksi, hingga pengembangan sektor UMKM.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyebut operasionalisasi ribuan koperasi tersebut sebagai capaian besar dalam membangun fondasi ekonomi nasional dari tingkat desa.

Ia menilai, penguatan koperasi desa menjadi bagian penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

Program KDMP sendiri diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan koperasi yang dikelola langsung oleh masyarakat. Dengan demikian, warga desa dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap permodalan, pasar, hingga distribusi hasil pertanian dan usaha mikro.

Keberadaan koperasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Peresmian operasionalisasi 1.601 KDMP ini menjadi tonggak awal penguatan ekonomi desa secara nasional melalui sistem koperasi modern yang berbasis gotong royong dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.***