Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

“470 Peserta Berlaga di MTQ Tulungagung, Pucanglaban Cuma Bawa 5 Orang Tapi Bidik Juara”

×

“470 Peserta Berlaga di MTQ Tulungagung, Pucanglaban Cuma Bawa 5 Orang Tapi Bidik Juara”

Share this article
MTQ dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di halaman GOR Lembu Peteng
MTQ dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di halaman GOR Lembu Peteng

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXII tingkat Kabupaten Tulungagung resmi dimulai. Sebanyak 470 peserta dari 19 kecamatan siap menunjukkan kemampuan terbaik dalam ajang yang digelar 4–6 September 2026.

MTQ dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di halaman GOR Lembu Peteng, Jumat (4/9/2026). Pembukaan berlangsung semarak dengan dihadiri jajaran Forkopimda, Kementerian Agama, tokoh agama serta sejumlah undangan. Berbagai penampilan seni dan musik turut memeriahkan acara.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengingatkan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia dan berintegritas.

Menurutnya, Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca dan dilantunkan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus dipahami, dihayati, kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ tidak hanya menjadi sebuah perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia dan berintegritas,” ujar Baharudin.

Ia berharap MTQ XXXII dapat semakin memperkuat syiar Islam dan membangun masyarakat Tulungagung yang religius, berkarakter, rukun serta menjunjung akhlakul karimah.

Baharudin juga memberikan apresiasi kepada orang tua, guru, ustaz dan ustazah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, pembina, dewan hakim hingga panitia yang selama ini berperan dalam membina generasi Qur’ani.

Kepada para peserta, ia meminta agar tampil maksimal dengan tetap menjunjung sportivitas. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti MTQ juga menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan.

“Jadikan MTQ ini sebagai pengalaman dan sarana untuk terus meningkatkan kemampuan. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan,” pesannya.

Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., M.M.,

Pucanglaban Cuma Andalkan Lima Peserta

Di tengah ratusan peserta yang berlaga, Kecamatan Pucanglaban datang dengan kekuatan relatif kecil. Kecamatan ini hanya mengirim lima peserta, terdiri dari tiga putra dan dua putri.

Meski demikian, minimnya jumlah peserta tak membuat Pucanglaban kehilangan optimisme. Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., M.M.,bahkan memasang target sederhana: membawa pulang setidaknya satu gelar juara.

Setiono mengatakan, lima peserta tersebut merupakan hasil penjaringan yang sebelumnya dilakukan di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, MTQ ini luar biasa. Sebelumnya kami sudah melaksanakan penjaringan di tingkat kecamatan untuk mendapatkan peserta yang akan dikirim ke tingkat kabupaten,” kata Setiono.

Ia mengaku tidak ingin memasang target berlebihan. Namun, satu gelar juara dari lima peserta sudah menjadi capaian yang cukup berarti bagi Pucanglaban.

“Kami tidak muluk-muluk. Dari lima peserta ini, harapan kami minimal bisa mendapatkan satu juara,” tegasnya.

Bagi Pucanglaban, keikutsertaan dalam MTQ XXXII juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan dan proses penjaringan peserta pada tahun-tahun berikutnya.

Jika target tersebut tercapai, Setiono berharap prestasi itu menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan pembinaan generasi Qur’ani di wilayahnya.

“Ke depan tentu akan kami tingkatkan. Kalau tahun ini berhasil, mudah-mudahan menjadi motivasi bagi kami untuk lebih baik lagi,” pungkasnya.***