Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Sentil OPD: Jangan Cuma Jago Bikin Laporan!

×

Plt Bupati Tulungagung Sentil OPD: Jangan Cuma Jago Bikin Laporan!

Share this article
Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) saat Penganugerahan Penghargaan Implementasi SAKIP 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Jangan cuma sibuk menyusun laporan, tetapi hasil kerja tak dirasakan masyarakat. Pesan tegas itu dilontarkan Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) saat Penganugerahan Penghargaan Implementasi SAKIP 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Selasa (27/10/2026). Ia menegaskan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) harus berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi.

Penegasan itu disampaikan Ahmad Baharudin saat menghadiri Penganugerahan Penghargaan Implementasi SAKIP Perangkat Daerah Tahun 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Tulungagung, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, SAKIP menjadi instrumen penting untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap perencanaan hingga evaluasi kinerja harus saling terhubung agar penggunaan anggaran benar-benar menghasilkan manfaat.

“SAKIP harus menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari dan menjadi instrumen bagi pimpinan dalam mengendalikan serta meningkatkan kinerja organisasi,” tegasnya.

Ahmad Baharudin mengatakan, penghargaan yang diberikan bukanlah akhir dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh OPD untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah yang meraih predikat memuaskan. Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada tahun berikutnya.

Sementara itu, OPD yang hasil evaluasinya masih perlu diperbaiki diminta segera melakukan pembenahan, terutama dengan menindaklanjuti catatan dalam Laporan Hasil Evaluasi SAKIP dari Inspektorat.

Menurutnya, peningkatan kualitas SAKIP membutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh perangkat daerah. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga mampu menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran.

Ahmad Baharudin berharap penerapan SAKIP semakin memperkuat pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.

Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh perangkat daerah penerima penghargaan SAKIP 2026. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.***