Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Dandim 0807 dan Plt Bupati Resmikan Jembatan Garuda, Mobilitas dan Ekonomi Warga Kates Makin Lancar

×

Dandim 0807 dan Plt Bupati Resmikan Jembatan Garuda, Mobilitas dan Ekonomi Warga Kates Makin Lancar

Share this article
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio meresmikan Jembatan Garuda di Dusun Kebonduren, Desa Kates

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin meresmikan Jembatan Garuda di Dusun Kebonduren, Desa Kates, Kecamatan Kauman, Selasa (9/6/2026). Jembatan bantuan langsung Presiden Republik Indonesia tersebut kini resmi digunakan masyarakat sebagai akses penghubung penting bagi aktivitas sehari-hari.

Peresmian dihadiri jajaran Forkopimda, Dandim 0807 Tulungagung, Camat Kauman, perangkat desa, serta warga setempat yang menyambut antusias beroperasinya jembatan baru tersebut.

Dalam sambutannya, Baharudin mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan TNI. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

“Jembatan ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, mulai dari mengangkut hasil pertanian hingga menunjang aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Baharudin juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keberadaan jembatan dengan mematuhi batas maksimal beban kendaraan sebesar 5 ton. Ia mengajak warga menumbuhkan rasa memiliki dan ikut merawat fasilitas tersebut secara swadaya.

Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 0807 Tulungagung, yang telah mendampingi proses pembangunan hingga selesai. Warga juga diajak terus menjaga kerukunan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan desa.

Sementara itu, Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio menjelaskan Jembatan Garuda memiliki ukuran 3,5 x 6 meter dengan anggaran sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta. Jembatan tersebut menggantikan jembatan lama yang telah berusia lebih dari 40 tahun.

Menurutnya, hingga saat ini sudah dibangun enam jembatan di Tulungagung, terdiri dari lima Jembatan Garuda dan satu jembatan perintis. Program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

“Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi, perdagangan, hingga pendidikan masyarakat akan semakin mudah,” katanya.

Peresmian ditandai dengan pembukaan resmi akses jembatan oleh Plt Bupati dan ditutup dengan pertunjukan seni tradisional Tiban sebagai ungkapan syukur masyarakat atas rampungnya pembangunan Jembatan Garuda,” ujarnya.***