TULUNGAGUNG, 3detik.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tulungagung mulai memanaskan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Tak tanggung-tanggung, partai berlambang bola dunia itu menargetkan penambahan dua kursi di DPRD Tulungagung, dari sebelumnya sembilan menjadi 11 kursi.
Target tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Tulungagung, H. Abdullah Ali Munib, S.H., dalam agenda pengukuhan pengurus DPC PKB Tulungagung masa bakti 2026–2031 yang dirangkai dengan musyawarah kerja cabang (Muskercab) di Barata Convention Hall, Minggu (4/10/2026).
Abdullah Ali Munib menegaskan, target penambahan kursi tersebut bukan sekadar ambisi politik. Menurutnya, angka 11 kursi masih realistis berdasarkan perhitungan internal partai dan evaluasi kekuatan di setiap daerah pemilihan (dapil).
Meski demikian, PKB masih akan mengkaji ulang strategi jika terjadi perubahan jumlah maupun peta dapil menjelang Pemilu 2029.
Untuk mencapai target tersebut, Abdullah meminta seluruh jajaran pengurus partai bergerak bersama, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi hingga tingkat bawah.
Salah satu fokus utama kepengurusan baru adalah memperkuat struktur ranting yang selama ini dinilai belum tersentuh secara maksimal. Padahal, ranting merupakan ujung tombak perjuangan partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Seluruh pengurus harus serentak, berkoordinasi dan bersinergi agar perjuangan PKB bisa tercapai,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pengurus ranting dalam mengawal program dan aspirasi masyarakat, termasuk pokok-pokok pikiran (pokir) anggota fraksi PKB di DPRD.
Ke depan, setiap program yang bersumber dari pokir diharapkan diketahui dan dikoordinasikan dengan pengurus ranting di wilayah masing-masing. Dengan begitu, pelaksanaan program bisa lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Abdullah menilai, komunikasi antara pengurus ranting, anggota legislatif, hingga pemerintah desa perlu diperkuat. Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk memperluas jangkauan politik PKB di tingkat akar rumput.
Dalam kepengurusan periode 2026–2031, hampir 40 pengurus DPC dikukuhkan. Selain memperkuat konsolidasi organisasi, PKB juga mulai menyiapkan regenerasi kepemimpinan, terutama di tingkat pengurus anak cabang (PAC).
Abdullah menyebut, regenerasi menjadi salah satu amanah dari DPW PKB yang harus dijalankan. Proses pembaruan kepengurusan PAC nantinya dilakukan secara bertahap melalui mekanisme musyawarah.
Dengan penguatan struktur hingga tingkat ranting, konsolidasi internal, dan regenerasi kader, PKB Tulungagung berharap mampu meningkatkan perolehan suara sekaligus merealisasikan target 11 kursi pada Pemilu 2029,” ungkapnya.***












