Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

HUT ke-81 TNI di Tulungagung, Ahmad Baharudin Tekankan Sinergi dan Kedekatan dengan Rakyat

×

HUT ke-81 TNI di Tulungagung, Ahmad Baharudin Tekankan Sinergi dan Kedekatan dengan Rakyat

Share this article
Plt Bupati Ahmad Baharudin bersama Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Ahmad Baharudin usai menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, peringatan HUT TNI bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi penguat kebersamaan antara TNI, pemerintah dan masyarakat.

“Sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan daerah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia mengatakan, kondisi yang aman dan kondusif sangat penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”

580 Runner Siap Meriahkan HUT TNI

Salah satu kegiatan yang berbeda tahun ini adalah Fun Run dari Empat Penjuru yang dijadwalkan berlangsung Minggu (11/10/2026).

Ditempat yang sama, Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio mengatakan, peserta akan memulai lari dari empat Koramil, yakni Boyolangu, Kedungwaru, Kauman dan Sumbergempol.

Seluruh peserta kemudian diarahkan menuju Kodim 0807/Tulungagung sebagai titik finis.

Jarak tempuh dari masing-masing titik berbeda. Dari Koramil Kedungwaru sekitar 3 kilometer, sedangkan tiga titik lainnya sekitar 5 hingga 6 kilometer.

“Ini inovasi yang belum pernah kami laksanakan. Kami ingin ada sesuatu yang berbeda,” kata Hanny.

Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kuota yang awalnya sekitar 480 peserta ditambah 100 orang sehingga totalnya diproyeksikan mencapai sekitar 580 runner.

Menurut Hanny, konsep lari dari empat penjuru memiliki pesan bahwa TNI berasal dari berbagai unsur dan wilayah, namun tetap memiliki tugas yang sama untuk masyarakat.

“Dari berbagai penjuru, fungsinya sama. Tidak ada perbedaan. Kodim maupun batalyon semuanya adalah TNI dan memiliki tugas yang sama untuk masyarakat,” ujarnya.

Hanny menegaskan, kedekatan TNI dengan masyarakat harus terus dijaga. Menurutnya, kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan rakyat.

“TNI kuat bersama rakyat. TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi kami harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.***