Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Tri Hariadi Resmi Jadi Sekda Tulungagung, Bawa Misi Perkuat Kekompakan Birokrasi

×

Tri Hariadi Resmi Jadi Sekda Tulungagung, Bawa Misi Perkuat Kekompakan Birokrasi

Share this article
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin saat melantik Sekda Tri Hariadi
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin saat melantik Sekda Tri Hariadi

TULUNGAGUNG , 3detik.com – Tri Hariadi resmi menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung. Ia dilantik dan diambil sumpahnya di Pendhapa Kongas Arum Kusumaning Bongsa, Rabu (12/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi babak baru bagi Tri Hariadi untuk mengawal sekaligus mengoordinasikan kinerja Pemkab Tulungagung.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, Tri Hariadi terpilih melalui proses seleksi terbuka. Pengangkatannya telah mendapat rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Gubernur Jawa Timur, serta persetujuan tertulis dari Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Baharudin, Sekda memiliki posisi strategis dalam pemerintahan. Tak hanya membantu kepala daerah menjalankan kebijakan, Sekda juga menjadi penghubung utama antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Oleh karena itu, Tri Hariadi diminta mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah menjadi program kerja yang konkret.

“Seorang Sekda dituntut mampu mengoordinasikan perangkat daerah guna mencapai sasaran pembangunan, mengoptimalkan sumber daya aparatur, serta memastikan pengelolaan keuangan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Baharudin juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan sinergi antar-OPD. Kekompakan birokrasi yang diukur menjadi salah satu kunci dalam menahan berbagai tantangan pembangunan di Tulungagung.

Sementara itu, Tri Hariadi mengaku bersyukur sekaligus terharu mendapat amanah sebagai Sekda. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Plt Bupati Tulungagung.

“Alhamdulillah, kami bersyukur hari ini masih diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan. Kami sangat terharu dan bahagia atas amanah ini,” ujarnya.

Intinya, fokus awalnya adalah membantu kepala daerah mewujudkan visi dan misi pembangunan Tulungagung.

Ia menyadari target tersebut tidak dapat dicapai oleh seorang diri. Oleh karena itu, kolaborasi dengan jajaran pemerintahan serta seluruh pemangku kepentingan akan diperkuat.

“Kami akan berusaha sekuat tenaga membantu beliau mewujudkan visi dan misinya. Kami juga akan membangun kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan semua elemen serta para pemangku kepentingan,” katanya.

Tri juga membuka ruang terhadap kritik dan masukan. Menurutnya, evaluasi harus menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan agar tata kelola birokrasi terus membaik.

“Kita harus selalu introspeksi dan evaluasi. Kritik dan saran yang sudah diterima menjadi pelecut bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Soal pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Tulungagung, Tri menyebut keputusan akhir tetap menjadi kewenangan Bupati. Namun, rekomendasi akan disusun berdasarkan data dan rekam jejak pegawai.

Kompetensi, kinerja, senioritas hingga kebutuhan organisasi akan menjadi pertimbangan dalam penempatan pejabat.

“Kita juga harus melihat data pegawai yang ada di BKPSDM. Data tersebut harus dikelola dengan baik sehingga menjadi dasar dalam penempatan pejabat,” jelasnya.

Pada awal masa yang dijabarkan, Tri membawa satu pesan utama, yakni membangun kebersamaan dalam birokrasi tubuh.

Baginya, kekompakan seluruh pegawai dan unsur pemerintahan merupakan modal penting untuk menjalankan program pembangunan dan membawa Tulungagung semakin maju.

“Pesan beliau tadi adalah bagaimana membangun kebersamaan. Ini yang akan kami pegang dalam menjalankan tugas ke depan,” tutupnya.***