TULUNGAGUNG, 3detik.com – Laga final Rejoagung Cup 2026 menyuguhkan pertarungan sengit hingga detik terakhir. Dua tim kuat, Desa Pulosari dan Desa Sobontoro, tampil berimbang sejak awal pertandingan yang digelar di Stadion Rejoagung, Minggu (3/5/2026).
Kedua kesebelasan saling jual beli serangan dan menutup waktu normal dengan skor imbang 1-1. Ketegangan memuncak saat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam momen krusial tersebut, tim Desa Pulosari tampil lebih tenang dan berhasil mengunci kemenangan tipis 5-4. Hasil ini memastikan Pulosari keluar sebagai juara pertama sekaligus mengangkat trofi Rejoagung Cup 2026.
Sementara itu, Desa Sobontoro harus puas di posisi runner-up. Adapun peringkat ketiga diraih oleh Desa Besole setelah tampil konsisten sepanjang turnamen.
Turnamen sepak bola antar desa se-Kabupaten Tulungagung ini resmi ditutup dengan atmosfer penuh antusiasme. Kompetisi yang telah berlangsung sejak 11 April tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus wadah pembinaan pemain muda di tingkat desa.
Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, turut hadir dalam partai final dan memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen. Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan Rejoagung Cup 2026 dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana pembinaan generasi muda. Menurutnya, keterlibatan desa dalam membangun tim lokal merupakan langkah strategis untuk mengarahkan pemuda pada kegiatan positif.
Lebih jauh, ia berharap turnamen seperti Rejoagung Cup dapat menjadi sarana bagi Askab PSSI Tulungagung dalam menjaring talenta-talenta potensial. Upaya ini dinilai penting untuk mendongkrak prestasi sepak bola daerah ke level yang lebih tinggi.
Tak hanya soal kompetisi, ajang ini juga membawa nilai kebersamaan. “Selain memajukan olahraga sepak bola, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar pemain dan suporter se-Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.***












