Scroll untuk baca artikel
Trenggalek

Mas Ipin: Perempuan Punya Peran Penting dalam Arah Peradaban

×

Mas Ipin: Perempuan Punya Peran Penting dalam Arah Peradaban

Share this article
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, perempuan memiliki peran penting dan mulia dalam kehidupan
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, perempuan memiliki peran penting dan mulia dalam kehidupan

TRENGGALEK, 3detik.com – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dan mulia dalam kehidupan, baik di hadapan Allah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu disampaikan saat membuka Talkshow Ramadan bertema Perempuan dan Arah Peradaban di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Minggu (8/3/2026).

Menurut Mas Ipin, peran perempuan telah terbukti dalam perjalanan sejarah peradaban manusia. Ia mencontohkan tokoh-tokoh perempuan yang menjadi teladan, mulai dari Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar, istri Rasulullah SAW, hingga RA Kartini dalam sejarah Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa kajian tentang perempuan seharusnya tidak hanya diikuti oleh kaum perempuan. Justru, menurutnya, laki-laki juga perlu banyak belajar tentang bagaimana memuliakan perempuan.

“Kalau perempuan pasti mulia, tapi laki-laki belum tentu bisa memuliakan perempuan-perempuannya,” ujar Mas Ipin.

Dalam kesempatan itu, ia juga mencontohkan peran perempuan dalam pembangunan daerah. Di Kabupaten Trenggalek, salah satu wakil perempuan di legislatif, Novita Hardini, dinilai turut memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Mas Ipin menjelaskan, di tengah keterbatasan anggaran daerah, upaya komunikasi yang dilakukan Novita Hardini dengan pemerintah pusat membantu mendorong sejumlah program pembangunan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan.

Selain itu, ia juga menyebut adanya desa yang sebelumnya tidak memiliki jaringan internet. Melalui komunikasi dengan pihak Telkom, kini sekitar 10 desa tersebut sudah tidak lagi mengalami blank spot.

Menurutnya, keberadaan perempuan di posisi strategis mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Bayangkan seorang perempuan bisa melakukan itu untuk membantu daerah,” pungkasnya.***