BLITAR, 3detik.com – Suasana Jumat malam (29/8/2025) di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar terasa berbeda.
Lampu-lampu gedung yang biasanya redup, malam itu terang benderang. Para wakil rakyat duduk serius membahas angka-angka yang tak sekadar soal rupiah, tapi juga nasib ribuan warga Blitar.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, memimpin jalannya rapat bersama para wakil ketua dan anggota dewan lainnya.
Bupati, wakil bupati, jajaran OPD, hingga tamu undangan turut hadir. Mereka menyimak jalannya sidang yang membahas perubahan KUA-PPAS tahun 2025.
Proses ini sebenarnya panjang. Sejak Juli lalu, Bupati sudah memaparkan rencana perubahan anggaran.
Lalu, Badan Anggaran DPRD bekerja maraton, menelaah, mencermati, hingga akhirnya menyatukan pandangan dengan pemerintah daerah.
Kesepakatan yang ditandatangani malam itu bukan sekadar tanda tangan di kertas.
Di baliknya, ada harapan besar: agar setiap rupiah dalam APBD benar-benar kembali kepada rakyat—entah berupa jalan yang lebih mulus, sekolah yang lebih layak, atau layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.