TULUNGAGUNG, 3detik.com – Sebanyak 230 atlet berprestasi di Kabupaten Tulungagung mendapat penghargaan dari pemerintah daerah bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, Kamis (25/9/2026).
Total reward yang dibagikan mencapai Rp190 juta. Penghargaan diberikan kepada atlet yang meraih prestasi pada kejuaraan resmi tingkat provinsi hingga nasional.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, pemberian reward bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga penyemangat bagi atlet untuk terus meningkatkan prestasi.
“Di balik sebuah medali ada latihan panjang. Di balik kemenangan ada disiplin, perjuangan dan pengorbanan,” kata Baharudin.
Ia meminta atlet yang menerima penghargaan tidak cepat puas. Reward tersebut harus menjadi motivasi untuk terus berlatih, menjaga sportivitas dan mengejar prestasi lebih tinggi.
Pemkab Tulungagung juga berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, KONI, cabang olahraga, pelatih, klub, sekolah, orang tua hingga dunia usaha dinilai penting untuk melahirkan atlet-atlet baru.
“Kita bukan hanya mengejar medali hari ini, tetapi mempersiapkan generasi atlet Tulungagung untuk masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tulungagung H. Agus Santosa, S.H. menjelaskan, reward tahun ini menyasar atlet yang berprestasi dalam event resmi yang menjadi bagian dari pembinaan olahraga prestasi.
Menurut Agus, ajang yang bersifat open tournament tidak masuk dalam skema reward karena peserta umumnya mewakili klub, bukan cabang olahraga atau federasi resmi.
“Total yang kita bagikan Rp190 juta untuk 230 atlet. Ini termasuk salah satu pembagian reward terbesar,” jelasnya.
Besaran reward berbeda-beda, menyesuaikan prestasi dan kategori yang diraih. Untuk atlet perorangan, Agus menyebut peraih medali emas mendapat sekitar Rp1,1 juta, perak sekitar Rp800 ribu, sedangkan perunggu sekitar Rp600 ribu.
Sementara untuk nomor beregu, nominal penghargaan dibagikan kepada anggota tim. Besarannya menyesuaikan cabang olahraga dan prestasi yang diraih.
Agus menegaskan, pemberian reward tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap atlet yang memang berprestasi dan diarahkan untuk mendukung pembinaan olahraga prestasi Tulungagung.
“Yang kita prioritaskan adalah atlet-atlet yang benar-benar berprestasi dan arahnya ke pembinaan olahraga prestasi,” pungkasnya.***












