Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Cari Terobosan Pembiayaan Daerah, Bupati Tulungagung Hadiri Sarasehan MPR RI

×

Cari Terobosan Pembiayaan Daerah, Bupati Tulungagung Hadiri Sarasehan MPR RI

Share this article
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Hotel Wyndham Surabaya

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Hotel Wyndham Surabaya, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas penguatan pembiayaan daerah melalui instrumen obligasi.

Sarasehan Kebangsaan ini mengangkat tema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik”. Forum ini bertujuan memperluas pemahaman pemerintah daerah terhadap skema pembiayaan inovatif yang dinilai mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kepala daerah dari berbagai wilayah, akademisi, regulator, serta pelaku pasar keuangan. Para peserta membahas secara komprehensif peluang, tantangan, hingga kesiapan regulasi dalam penerbitan obligasi daerah sebagai salah satu solusi pendanaan pembangunan jangka menengah dan panjang.

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah Tulungagung Soeroto, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam sarasehan ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan dan referensi pembiayaan pembangunan daerah di tengah dinamika fiskal yang terus berkembang.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu terbuka terhadap berbagai alternatif pembiayaan yang inovatif, selama tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas. Hal tersebut penting agar setiap kebijakan pembiayaan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

“Melalui sarasehan ini diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat investor. Dengan demikian, obligasi daerah dapat menjadi instrumen pembiayaan yang kredibel sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi publik dan daerah,” tegas Gatut Sunu Wibowo.

Sarasehan Kebangsaan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Pelaksana AAN Ainur Rofik, S.H., Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fadilah, S.E., M.M., Ketua Badan Anggaran MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng, M.H., serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.***