Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Bupati Tulungagung Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Korban Puting Beliung di Sumbergempol

×

Bupati Tulungagung Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Korban Puting Beliung di Sumbergempol

Share this article
Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, secara langsung menyerahkan bantuan terdampak angin puting beliung
Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, secara langsung menyerahkan bantuan terdampak angin puting beliung

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Minggu (29/3/2026).

Bantuan diberikan kepada Ibu Tutik, warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin kencang. Penyaluran dilakukan melalui Baznas Kabupaten Tulungagung sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial.

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membantu warga terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini bisa digunakan untuk memperbaiki rumah agar kembali aman dan nyaman,” ujarnya.

Total bantuan yang diberikan sebesar Rp20 juta, yang difokuskan untuk perbaikan rumah agar kembali layak huni. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Tulungagung dan Pemprov Jawa Timur melalui Baznas.

Sementara itu, Ibu Tutik mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi sulit pascabencana.

“Saya sangat terbantu. Terima kasih atas kepeduliannya,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan Baznas, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak menjadi wujud solidaritas sekaligus semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Peristiwa puting beliung di wilayah Sumbergempol juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah pun terus mendorong upaya mitigasi guna mengurangi risiko di masa mendatang,” ungkapnya.***