TRENGGALEK, 3detik.com – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, meninjau langsung proyek preservasi jalan ruas Ngetal–Gandusari hingga Gandusari–Kampak, Selasa (10/3/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.
Proyek perbaikan jalan sepanjang 7,5 kilometer tersebut didanai melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan nilai anggaran sekitar Rp23,2 miliar. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Gorga Marga Mandiri dengan masa kontrak 150 hari, terhitung sejak 1 Desember 2025 hingga 31 Mei 2026.
Bupati yang akrab disapa Mas Ipin mengatakan, meski masa pekerjaan masih berlangsung hingga Mei, pihaknya meminta kontraktor memberi lapisan aspal sementara di titik-titik yang masih berupa agregat. Langkah ini dilakukan agar jalan tetap aman dilalui selama periode mudik Lebaran.
“Ini juga menindaklanjuti rapat dengan kepolisian untuk memastikan masyarakat yang mudik maupun balik Lebaran tetap aman. Karena masa kontrak sampai Mei, masih ada sisa pekerjaan saat Lebaran,” ujar Mas Ipin.
Ia menjelaskan, pengerjaan jalan di ruas tersebut memiliki beberapa metode penanganan, menyesuaikan kondisi kerusakan. Ada yang cukup dilapisi satu lapis aspal, ada yang membutuhkan dua lapis, serta ada pula yang perlu penambahan agregat untuk meninggikan permukaan jalan.
Menurutnya, perbedaan perlakuan tersebut disebabkan tingkat kerusakan jalan yang tidak sama. Jalan yang hanya mengalami kerusakan ringan cukup diperbaiki dengan satu lapis aspal, sedangkan bagian yang bergelombang atau rusak parah memerlukan dua lapis.
“Kalau kerusakannya ringan cukup satu lapis, tapi yang bergelombang perlu dua lapis. Sementara yang parah harus ditinggikan agar air tidak menggenang dan umur jalan bisa lebih panjang,” jelasnya.
Selain perbaikan badan jalan, proyek ini juga dilengkapi pembangunan saluran U-Ditch di sejumlah titik rawan genangan. Saluran sepanjang sekitar 1,4 kilometer tersebut dibangun di sisi jalan untuk mengalirkan air hujan agar tidak merusak badan jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Endy, menyebutkan hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 41,7 persen atau lebih cepat dari target sekitar 8,88 persen.
Ia memastikan sebelum Lebaran sebagian besar ruas jalan minimal sudah dilapisi satu lapis aspal agar tidak menimbulkan debu dan tetap nyaman dilalui masyarakat.
“Targetnya sebelum Lebaran sudah ada lapisan aspal minimal satu lapis, meskipun nantinya akan dilanjutkan dua lapis sesuai desain. Dengan begitu tidak mengganggu aktivitas warga maupun arus mudik,” pungkasnya.***












