Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

×

Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Share this article
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberangkatkan lima truk tangki berisi total 25.000 liter air bersih

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Warga di lima wilayah Tulungagung masih membutuhkan pasokan air bersih setiap hari akibat kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberangkatkan lima truk tangki berisi total 25.000 liter air bersih, Senin (12/10/2026).

Setiap truk membawa 5.000 liter air yang disalurkan ke wilayah Pucanglaban, Kalidawir, Tanggunggunung, Sendang, dan Pagerwojo.

Plt Bupati Ahmad Baharudin mengatakan, kekeringan saat ini belum meluas ke wilayah lain. Namun, warga di daerah terdampak masih membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Wilayah kekeringannya masih di daerah itu-itu saja, belum meluas. Tetapi masyarakat tetap membutuhkan air bersih setiap hari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan pihaknya terus memperkuat penyaluran bantuan dengan menggandeng sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Sebelumnya, BAZNAS telah menyalurkan sekitar 15 tangki air bersih ke 12 desa. Melalui kolaborasi tersebut, pihaknya menargetkan distribusi tiga tangki air bersih setiap hari hingga kondisi kekeringan teratasi.

Warga yang membutuhkan bantuan dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa atau menghubungi BAZNAS secara langsung. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan.

Tak hanya memasok air bersih, BAZNAS juga menyalurkan bantuan tandon ke delapan desa, khususnya di Kecamatan Sumbergempol, untuk membantu warga menyimpan persediaan air.

Kolaborasi pemerintah daerah, BAZNAS, dan LAZ ini diharapkan mempercepat penanganan dampak kekeringan. Meski belum meluas, kebutuhan air bersih warga di wilayah terdampak tetap menjadi perhatian agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” ucapnya.***