Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Lima Tahun Rusak, Jalan di Sumbergempol dan Ngunut Akhirnya Diperbaiki Mulai 23 Februari

×

Lima Tahun Rusak, Jalan di Sumbergempol dan Ngunut Akhirnya Diperbaiki Mulai 23 Februari

Share this article
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turun langsung meninjau jalan rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, dan Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut

TULUNGAGUNG, 3detik.com — Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan perbaikan ruas jalan yang menghubungkan Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, dan Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut, akan dimulai pada Senin, 23 Februari 2026. Kepastian ini menjadi jawaban atas keluhan warga yang selama hampir lima tahun menghadapi kondisi jalan rusak tanpa penanganan menyeluruh.

Sejumlah titik di ruas tersebut mengalami kerusakan berat. Permukaan aspal berlubang dan bergelombang, bahkan di beberapa bagian struktur jalan mulai melemah. Situasi itu tidak hanya memperlambat arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta menambah biaya operasional masyarakat.

Keluhan paling banyak datang dari petani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Mereka mengaku distribusi hasil pertanian dan produk usaha sering terhambat karena kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan ketika genangan air memperparah kerusakan jalan.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turun langsung meninjau lokasi pada Sabtu (21/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan warga sekaligus mengecek kesiapan teknis pelaksanaan proyek.

Menurutnya, koordinasi lintas pihak telah dilakukan secara intensif untuk memastikan pekerjaan segera berjalan, meskipun sumber pendanaan berasal dari pemerintah pusat. Ia memastikan alat berat dan tim teknis sudah disiapkan untuk mulai bekerja sesuai jadwal.

“Pengerjaan dimulai hari Senin. Kami berharap masyarakat bersabar karena proses ini membutuhkan waktu agar hasilnya kuat dan bertahan lama,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, menjelaskan bahwa proyek diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan. Tahapan pekerjaan mencakup perbaikan struktur dasar jalan, pengaspalan ulang, hingga penguatan bahu jalan guna meningkatkan daya tahan terhadap beban kendaraan berat.

Selama masa konstruksi, arus lalu lintas berpotensi mengalami gangguan, terlebih menjelang Ramadan dan Idul Fitri saat mobilitas meningkat. Pemerintah daerah akan menerapkan pengaturan lalu lintas secara bertahap untuk menekan potensi kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Pemkab Tulungagung menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Perbaikan ruas Sambirobyong–Pulotondo dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi barang dan jasa di tingkat desa.

Dengan akses jalan yang kembali layak dan aman, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat bisa tumbuh lebih optimal dan kesejahteraan warga meningkat secara berkelanjutan,” ungkapnya.***