TULUNGAGUNG, 3detik.com – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Komunitas Wartawan Tulungagung (Kowata), Jumat (13/2/2026), menjadi momentum strategis memperkuat kemitraan antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, perwakilan Kodim 0807/Tulungagung, perwakilan Polres Tulungagung, serta sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, daring, dan elektronik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pers memiliki peran vital dalam ekosistem pembangunan. Selain sebagai kanal diseminasi informasi publik, media juga menjalankan fungsi kontrol sosial guna memastikan jalannya pemerintahan tetap transparan dan akuntabel.
Menurutnya, kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan pers harus dibangun atas dasar profesionalisme dan keterbukaan.
“Kami mengajak seluruh jurnalis untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, termasuk memberikan kritik dan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, pemerintah daerah berencana memfasilitasi pelatihan kewartawanan, termasuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas, integritas, serta standar profesionalisme wartawan di Tulungagung.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN Kowata mengingatkan pentingnya menjaga marwah profesi di tengah dinamika dan tantangan industri media saat ini. Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi utama dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan publik.
“Wartawan harus tetap solid, menjaga integritas, serta berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. Profesionalisme adalah kunci agar pers tetap dipercaya masyarakat,” tegasnya.
Peringatan HPN 2026 tersebut berlangsung lancar dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang refleksi peran pers, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat komunikasi antara insan media, pemerintah daerah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam semangat bersama membangun Tulungagung yang lebih maju dan terbuka,” pungkasnya.***












