Scroll untuk baca artikel
Tulungagung

Wabup Tulungagung Serahkan Traktor ke Gapoktan Sanggrahan, Perkuat Target Swasembada Pangan

×

Wabup Tulungagung Serahkan Traktor ke Gapoktan Sanggrahan, Perkuat Target Swasembada Pangan

Share this article
Gapoktan Ngudi Waloyo Terima Traktor, Wabup Tulungagung Genjot Produktivitas Sawah

TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui penyerahan satu unit traktor roda empat kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudi Waloyo, Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kamis (12/2/2026).

Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, di Balai Desa Sanggrahan. Penyerahan ini dirangkai dengan tasyakuran pembukaan lahan sawah sebagai tanda dimulainya penguatan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Ahmad Baharudin menegaskan, mekanisasi pertanian menjadi strategi penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pemanfaatan alsintan dinilai mampu mempercepat proses olah tanah, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

“Pemkab berkomitmen mendukung petani, mulai dari penyediaan alsintan hingga kemudahan akses pupuk. Harapannya, produksi terus meningkat dan lahan pertanian bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukan dan tidak diperjualbelikan. Traktor roda empat itu diharapkan dapat mengoptimalkan pengolahan sawah sehingga tidak ada lahan yang terbengkalai. Komoditas seperti padi, jagung, maupun hortikultura didorong untuk meningkatkan nilai ekonomi petani.

Kepala Desa Sanggrahan, Suwanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, bantuan alsintan sangat membantu petani dalam mempercepat proses tanam dan meningkatkan produktivitas.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Ngudi Waloyo memastikan seluruh anggota siap mengelola dan merawat traktor secara kolektif demi mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung juga menyosialisasikan sejumlah program pendukung. Kabid Perlindungan Pangan, Kristina, menjelaskan upaya pengendalian hama secara biologis, termasuk pemanfaatan burung hantu untuk menekan populasi tikus di lahan pertanian.

Acara ditutup dengan dialog antara Wakil Bupati dan para petani untuk menyerap aspirasi, dilanjutkan doa bersama serta serah terima unit traktor kepada pengurus Gapoktan.***