TULUNGAGUNG, 3detik.com – Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kabupaten Tulungagung langsung tancap gas usai pengukuhan kepengurusan baru. Organisasi sayap Partai Gerindra itu menggelar sarasehan bersama Ketua Umum TIDAR, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, di Pendopo Tamanan, Rumah Dinas Wakil Bupati Tulungagung, Selasa (10/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung yang juga Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, jajaran pengurus PC TIDAR Jawa Timur, serta pengurus PC TIDAR Tulungagung yang baru saja dilantik. Momentum ini dinilai menjadi awal penguatan konsolidasi dan kaderisasi TIDAR di Bumi Gayatri.
Ketua PC TIDAR Tulungagung, Habib Hamim Tohari, menyebut kehadiran Ketua Umum sebagai energi baru bagi pengurus daerah. Ia menegaskan komitmen TIDAR Tulungagung untuk berperan aktif dalam mendukung dan mengawal program strategis pemerintah pusat.
Menurutnya, TIDAR harus tampil sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif dan kolaboratif. “Kami siap bersinergi dan menjadi bagian dari penguatan program pemerintah demi kemajuan daerah,” ujarnya dalam forum tersebut.
Ahmad Baharudin dalam sambutannya menekankan pentingnya kesinambungan antara partai dan organisasi sayap dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan. Ia menyebut kaderisasi sebagai investasi politik jangka panjang yang tidak bisa diabaikan.
“Regenerasi harus disiapkan sejak dini. Kader perlu dibekali ideologi yang kuat dan pemahaman garis perjuangan partai agar kelak mampu mengemban amanah untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo mengapresiasi antusiasme kader muda di Tulungagung. Ia menilai, kekuatan organisasi sangat ditentukan oleh proses pembinaan dan kaderisasi yang berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa tidak ada keberhasilan instan dalam membangun kapasitas kepemimpinan. “Setiap kader harus melalui proses. Dari sanalah karakter, integritas, dan kemampuan dibentuk,” ungkapnya.
Melihat potensi generasi muda di Tulungagung, Rahayu mendorong agar ruang-ruang pembinaan terus diperluas. Ia berharap TIDAR dapat menjadi wadah strategis bagi lahirnya pemimpin masa depan yang dicintai masyarakat, khususnya kalangan muda.
Sarasehan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum konsolidasi ideologis dan penguatan arah gerak organisasi ke depan,” pungkasnya.***












